Mendorong Pemerintah Menambah Tugas BPK
Misbakhun Dorong Pemerintah Untuk Menambah Tugas BPK
Sumber : Google
Mukhamad Misbakhun mendorong untuk pemerintah dalam menambah tugas para Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk pengawasan dana desa.
Hal inin disampaikan, karena Misbakhun menilai BPK belum maksimal dalam tugas pengawasan meskipun anggaran sudah ditambah.
"BPK juga sama, tetapi apa yang terjadi, kenaikan anggaran mereka tidak pernah signifikan. Inilah kalau menurut saya, teman-teman di Komisi XI sebagai mitra kerja mereka dalam kaitannya ini, kalau menurut saya perlu kita sampaikan kepada menteri keuangan bahwa tugas mereka perlu ditambah," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XIdengan BPK, BPS, BPKP, dan LKPP di Gedung DPR RI, Selasa (3/7).
Ada juga anggaran BPK yang semulanya berada diangka Rp 2,74 triliun naik menjadi Rp 2,76 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017.
Misbakhun menyatakan juga bahwa Komisi XI akan menyetujui berapapun anggaran yang diajukan dalam RAPBN asalkan jelas output nya.
Kementrian keuangan meminta 46 triliun, kita ngomong ke pak Hari Purnomo, "kalau perlu 50 triliun kita masih, tetapi output nya juga harus jelas", terusnya.
Di sisi yang lain pengawasan dari Komisi XI kepada lembaga perlu diperketat untuk mencegah adanya praktek korupsi dilembagiliua.
"Kita selalu bicara ada korupsi di sana, ada korupsi di sana tetapi heavynya tidak pernah kita tahu, titiknya ada dimana, pencegahannya ada dimana, pengawasannya seperti apa, pemeriksaannya seperti apa dan itu menjadi tugas kita di komisi XI ini untuk segera melakukan upaya-upaya yang serius," tambahnya.
Selain itu agar lembaga-lembaga yang penting bisa mendapatkan anggaran yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan.
"Doperasikan secara efisien, tugas dan tanggung jawab mereka bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Sumber : akurat.co

Comments
Post a Comment