Petugas KPK Geledah Kantor Dinas PUKP di Yogyakarta Siang Ini


Kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUKP) Kota Yogyakarta yang berada di Komplek Balai Kota di datangi oleh sejumlah petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Kamis (22/8/2019).

Informasi yang didapatkan dari anak buah Agus Rahardjo itu telah berada di kantor DPUKP Kota Yogyakarta sudah dari pukul 11.00 siang.

Sudah saat datangnya petugas KPK ke kantor DPUKP, akses jalan ke kantor DPUKP yang berada di sebelah tenggara Komplek Balai Kota itu pun tidak bisa dilalui, petugas dari kepolisian pun menjaga akses masuk kantor DPUKP.

Sekitar pukul 14.38, para petugas KPK yang jumlahnya sekitar 6-7 orang itu keluar dari kantor DPUKP lewat pintu belakang. Semuanya mengenakan masker, berompi, dan berjalan kaki. Ada yang membawa bundel kertas, ada juga yang menenteng tripod.

Bersama Anggota Badan Layanan Pengadaan dan Pokja Lelang Pengadaan Rehabilitasi Saluran Air Hujan Jl Supomo, Baskoro Ariwibowo yang ikut terpantau dalam rombongan, para petugas KPK ini bergerak memasuki kantor Bagian Layanan Pengadaan di bagian barat Komplek Balai Kota Yogyakarta.

Hingga berita ini dikirimkan, para petugas KPK tersebut masih berada di Bagian Layanan Pengadaan dan belum muncul kembali. Kantor ini juga dijaga petugas kepolisian.

Kedatangan para anggota KPK ini kuat dugaannya terkait kasus dugaan manipulasi lelang proyek rehabilitasi saluran air hujan (SAH) Jalan Soepomo, Umbulharjo, Yogyakarta, di mana KPK sendiri telah menetapkan tiga orang tersangka lewat OTT di Kota Solo, Senin (19/8/2019) lalu.

Mereka adalah Direktur Utama PT. Manira Arta Mandiri, Gabriella Yuan Ana, Jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta, sekaligus anggota Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D), Eka Safitra dan Jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta, Satriawan Sulaksono.



Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Sekarang Jabatan Joko Driyono Dipikul Oleh Iwan Budianto

Hasil Pemilu Diminta untuk Dihormati Elite Politik Oleh Rektor UGM

RUPSLB Putuskan Merubah Direksi BNI Terkecuali Achmad Baiquni